Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Membuat Subdomain Baru Internal Server Error 500

Salah satu klien saya masih menggunakan Shared Hosting yang seperti biasa dengan CPanel sebagai pelengkapnya. Kali ini saya buat artikel bertujuan sebagai catatan pribadi saja. Siapa tahu suatu saat mengalami hal yang sama, tinggal buka tulisan ini.

Harap dimaklumi, namanya juga newbie yang sering pelupa dan masih perlu belajar terus.

Ceritanya saya buat sebuah subdomain yang masih kosong, kemudian saya buka alamat subdomain di browser langsung menampilkan pesan Internal Server Error 500.

Pada domain utama atau bisa dikatakan di folder public_html sudah terdapat sebuah web app dengan file .htaccess. Dan document root dari subdomain tersebut satu lokasi dengan file tersebut.

Setelah menghabiskan beberapa menit untuk melihat log error di CPanel, teringat bahwa di document root dari subdomain tersebut harus ditambahkan file .htaccess juga. Kemudian ditambahkan beberapa kode didalamnya seperti dibawah ini :

<IfModule mod_rewrite.c>

    <IfModule mod_negotiation.c>
        Options -MultiViews
    </IfModule>

    RewriteEngine on
    RewriteBase /
</IfModule>

Jangan lupa simpan file .htaccess tersebut.

Saya coba buka kembali alamat subdomain dan akhirnya berhasil. Tidak terjadi Internal Server Error 500.

Perlu diingat bahwa Internal Server Error 500 dapat diakibatkan berbagai faktor. Dan salah satu solusinya adalah menambahkan .htaccess dengan beberapa kode didalamnya seperti diatas.

Jadi yang saya tuliskan di artikel ini bukan mutlak satu-satunya solusi. Hanya saja salah satu pilihan solusi ketika membuat subdomain baru terjadi Internal Server Error 500.

Posting Komentar untuk "Membuat Subdomain Baru Internal Server Error 500"